Setiap rumah pasti membutuhkan pasokan air yang lancar untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak. Karena itu, memilih pompa air yang tepat menjadi hal penting agar kebutuhan air di rumah tetap terpenuhi dengan nyaman. Saat mencari pompa air, Sahabat SHIMIZU akan menemukan dua jenis yang paling umum digunakan, yaitu pompa air otomatis dan non otomatis.

SHIMIZU memiliki berbagai pilihan pompa air untuk kebutuhan rumah tangga hingga penggunaan skala besar. Namun, untuk penggunaan di rumah, tipe otomatis dan non otomatis menjadi pilihan yang paling banyak digunakan. Sebelum menentukan pilihan, ada baiknya Sahabat SHIMIZU memahami perbedaan pompa air otomatis dan non otomatis dari fungsi, fitur, dan penggunaannya.

Fungsi dan Cara Kerja

Pompa air berfungsi untuk memompa dan menyalurkan air dari satu tempat ke tempat lain menggunakan kemampuan hisap (suction) dan daya dorong. Tetapi cara kerja setiap pompa air bisa berbeda-beda, tergantung jenis dan kategori pompa air tersebut.

Pompa air otomatis SHIMIZU bekerja dengan cara menyalurkan air secara langsung ketika kran dibuka. Saat kran dinyalakan, pressure switch akan mendeteksi perubahan tekanan lalu pompa aktif secara otomatis. Ketika kran ditutup, pompa akan berhenti sendiri.

Cara kerja pompa air otomatis SHIMIZU pada umumnya menggunakan pressure switch, di mana apabila kran air dibuka maka pompa air akan menyala dan jika kran ditutup maka pompa akan mati. Sistem kerja ini langsung menghisap dari sumber air menuju ke kran-kran air di rumah, pompa jenis ini umumnya tidak memerlukan toren atau tangki penampungan air. Praktis digunakan untuk rumah yang ingin instalasi perpipaannya lebih ringkas.

Berbeda dengan pompa air non otomatis SHIMIZU biasanya digunakan untuk memindahkan air dari sumur atau ground tank menuju toren air di atas rumah. Setelah air tersimpan di toren, distribusi air ke dalam rumah dapat berjalan menggunakan gaya gravitasi maupun menggunakan tambahan pompa dorong.

Fitur

Pompa air otomatis SHIMIZU dilengkapi dengan pressure switch yang berfungsi untuk mendeteksi tekanan air sehingga pompa bisa menyala dan mati secara otomatis. Selain itu, terdapat small tank yang berfungsi menjaga tekanan air tetap stabil, mengurangi frekuensi pompa menyala terlalu sering, dan membuat aliran air terasa lebih nyaman saat digunakan. Karena sistemnya otomatis, jadi lebih praktis tanpa perlu menyalakan saklar secara manual. 

Pompa air non otomatis SHIMIZU tidak memiliki pressure switch maupun small tank. Pengoperasiannya biasanya menggunakan saklar manual atau menggunakan tambahan water level switch pada toren. Meski begitu, jenis ini masih menjadi pilihan banyak pengguna karena sistemnya cocok untuk kebutuhan penampungan air dalam jumlah lebih besar.

Target Pengguna

Pompa air otomatis cocok digunakan untuk rumah, ruko, dan jenis hunian yang membutuhkan suplai air secara otomatis melalui kran. Pemilihan tipe pompa otomatis disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, instalasi perpipaan yang baik dan daya listrik yang stabil juga membantu kinerja pompa agar lebih optimal. Saat kran dibuka, air dapat langsung digunakan tanpa perlu menunggu pengisian toren

Pompa air non otomatis lebih cocok untuk rumah tangga, ruko, kos, maupun bangunan yang digunakan banyak orang. Karena menggunakan toren sebagai penampungan, ketersediaan air tetap ada meskipun listrik sedang padam serta lebih hemat listrik dikarenakan pompa hanya sesekali menyala.

Jenis Pompa Air SHIMIZU

Pompa Submersible SHIMIZU 2 Inch Long Cable - SPG07-238K BIT

Pompa air otomatis SHIMIZU terdiri dari pompa air sumur dangkal otomatis dan pompa air sumur dalam otomatis. Untuk kategori pompa sumur dangkal otomatis, SHIMIZU memiliki beberapa tipe seperti PS-130 BIT, PS-135 E, PL-138 BIT, PS-230 BIT, PS-103 BIT, PS-150 BIT, dan PS-255 BIT. Sedangkan untuk pompa sumur dalam otomatis tersedia tipe PC-165 BIT, PC-250 BIT, PC-260 BIT, PC-268 BIT, PC-375 BIT, hingga PC-503 BIT.

Pompa air non otomatis SHIMIZU terdiri dari pompa air sumur dangkal, pompa air semi jet, dan pompa air submersible. Untuk pompa air sumur dangkal non otomatis tersedia dari tipe PS-116 BIT, PS-121 BIT, PL-122 BIT, PN-125 BIT, PS-126 BIT, PS-128 BIT, PS-221 BIT, dan PS-226 BIT. Sedangkan pompa air semi jet non otomatis terdiri dari JET-100 BIT, JET-108 BIT, JET-250 BIT, JET-308 BIT, dan JET-400 BIT. 

Khusus pompa air submersible non otomatis tersedia dari berbagai macam ukuran seperti 2 inci SPG07-226K BIT, SPG07-232K BIT, dan SPG07-238K BIT. Sedangkan ukuran 3 inci terdiri dari SPES-308K BIT, SPES-311K BIT, SPES-316K BIT, SPES-321K BIT, SPG20-311K BIT, SPG20-315 K BIT, SPG20-321K BIT, SPG20-327K BIT, dan SPG20-333K BIT serta ukuran 4 inci yang terdiri dari SS-413K BIT, SS-418K BIT, SS-423K BIT, dan SS-428 K BIT.

Dengan memahami perbedaan pompa air otomatis dan non otomatis, Sahabat SHIMIZU bisa lebih mudah menentukan tipe pompa air yang paling sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Pastikan memilih pompa air berdasarkan kedalaman sumber air, daya listrik yang tersedia, tinggi hunian, debit air yang dibutuhkan, serta sistem distribusi air yang diinginkan agar penggunaan air sehari-hari terasa lebih nyaman.