Artikel & Event
Penyebab Air Sumur Keruh dan Cara Mengatasinya
Air sumur masih menjadi sumber air utama bagi banyak rumah tangga di Indonesia. Air ini digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak. Namun, tidak sedikit orang yang menghadapi masalah air sumur keruh yang membuat aktivitas rumah tangga menjadi terganggu.
Kondisi air yang tidak jernih tentu menimbulkan kekhawatiran, baik dari segi kebersihan maupun kesehatan. Terkadang air sumur terlihat kecokelatan, kekuningan, atau bahkan berwarna putih keruh.
Air sumur yang keruh memiliki beberapa ciri, seperti:
- Warna air kekuningan atau kecokelatan
- Air terlihat seperti bercampur pasir atau lumpur
- Air berwarna putih keruh
- Air menjadi keruh tiba-tiba, terutama setelah hujan
Dalam beberapa kasus, air sumur keruh yang berwarna putih terjadi karena adanya kandungan mineral atau gelembung udara yang terbawa saat air dipompa. Sedangkan jika berwarna cokelat setelah hujan sering disebabkan karena air permukaan masuk ke dalam sumur membawa partikel tanah.
5 Penyebab Air Sumur Keruh
Ada beberapa penyebab yang membuat air sumur menjadi keruh. Berikut beberapa faktor yang paling sering terjadi.
1. Endapan Tanah atau Pasir
Salah satu penyebab paling umum dari keruhnya air sumur adalah adanya endapan tanah atau pasir yang terbawa saat air dipompa. Hal ini biasanya terjadi pada sumur yang baru dibuat atau sumur yang jarang dibersihkan.
Partikel tanah yang berada di dasar sumur bisa ikut terangkat ketika pompa air bekerja. Akibatnya, air yang keluar menjadi keruh.
2. Sumur Terlalu Dangkal
Sumur yang terlalu dangkal lebih mudah tercampur dengan air permukaan. Air dari permukaan tanah membawa lumpur, pasir, dan berbagai kotoran lain.
Kondisi ini sering menjadi penyebab air sumur keruh setelah hujan, karena air hujan meresap ke tanah dan masuk ke dalam sumur bersama partikel tanah.
3. Dinding Sumur Tidak Rapat atau Retak
Struktur sumur yang tidak rapat juga dapat menyebabkan air menjadi keruh. Jika terdapat retakan pada dinding sumur, tanah dan lumpur dari sekitar sumur dapat masuk ke dalam air.
Ketika hujan turun, kondisi ini bisa semakin parah karena aliran air tanah membawa lebih banyak partikel ke dalam sumur.
4. Salah Menggunakan Pompa Air
Tidak banyak yang menyadari bahwa jenis pompa air juga dapat memengaruhi kualitas air sumur. Pompa dengan daya yang terlalu kuat bisa menarik sedimen dari dasar sumur.
Sehingga, air yang keluar menjadi keruh atau bahkan terlihat seperti air sumur keruh putih karena bercampur dengan partikel halus dari dasar sumur.
5. Kontaminasi dari Lingkungan Sekitar
Lingkungan sekitar sumur juga berperan penting dalam menjaga kualitas air. Jika sumur berada terlalu dekat dengan septic tank, saluran limbah, atau genangan air, maka kualitas air sumur bisa menurun.
Kontaminasi ini dapat membuat air sumur keruh dan tidak layak digunakan tanpa pengolahan terlebih dahulu.
Cara Mengatasi Air Sumur Keruh di Rumah
![]()
Jika Sahabat SHIMIZU mengalami masalah air sumur yang keruh, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, seperti:
1. Rajin Membersihkan Sumur
Membersihkan atau menguras sumur secara berkala dapat menghilangkan endapan lumpur dan pasir yang berada di dasar sumur. Dengan perawatan rutin, kualitas air sumur dapat tetap terjaga.
2. Gunakan Filter
Memasang filter air pada instalasi rumah dapat menyaring partikel halus yang menyebabkan air keruh. Filter ini akan sangat membantu terutama di musim hujan.
3. Perbaiki Struktur Sumur
Periksa kondisi dinding sumur secara berkala. Jika terdapat retakan atau celah, segera lakukan perbaikan agar tanah tidak mudah masuk ke dalam sumur.
4. Gunakan Pompa Air yang Tepat
Memilih pompa air yang sesuai dengan kondisi sumur juga sangat krusial. Pompa yang tepat dapat menjaga aliran air tetap stabil tanpa mengangkat sedimen dari dasar sumur. Contohnya pompa Submersible dari SHIMIZU.
Pompa Submersible SHIMIZU termasuk pompa tanam sumur dengan banyak kelebihan. Sejak 1990, SHIMIZU selalu berkomitmen untuk membantu akses air lebih mudah melalui pompa terbaik, dengan varian lengkap untuk segala jenis kebutuhan.
Lebih dari 50 jenis pompa air dari SHIMIZU tersedia untuk berbagai kebutuhan dengan kelebihan:
- Ukuran pompa 2-4 inch, cocok untuk beragam instalasi sumur dan sistem air
- Total head hingga 168 meter, mampu mengangkat air dari kedalaman yang tinggi
- Panjang kabel hingga 50 meter, memudahkan pemasangan pada sumur yang dalam
- Material stainless steel, sehingga lebih tahan karat dan korosi
- Gulungan motor dari tembaga, untuk daya tahan dan performa yang lebih baik.
5. Jaga Kebersihan di Sekitar Sumur
Pastikan area di sekitar sumur selalu bersih dan tidak terdapat sumber pencemaran. Hindari menempatkan septic tank atau saluran limbah terlalu dekat dengan sumur.
Langkah ini penting untuk menjaga kualitas air dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Masalah air yang kotor dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari endapan tanah, kedalaman sumur yang kurang, struktur sumur yang rusak, hingga penggunaan pompa air yang tidak sesuai.
Selain itu, kondisi seperti air sumur berwarna putih atau air sumur keruh setelah hujan juga sering terjadi akibat perubahan kondisi tanah dan lingkungan sekitar sumur.
Dengan mengetahui penyebabnya, Sahabat SHIMIZU dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kualitas air sumur tetap bersih dan aman digunakan setiap hari. Perawatan sumur secara rutin serta penggunaan sistem pompa yang tepat akan membantu memastikan air yang digunakan di rumah tetap jernih dan nyaman digunakan.