Selamat Tahun Baru 2020 Sahabat Shimizu! Awal tahun merupakan waktu yang tepat untuk membenah diri, membuat goals baru untuk tahun yang baru. Melanjutkan agenda yang belum selesai dan menjadikan setiap peristiwa baik ataupun buruk sebagai pelajar di tahun yang baru. Berbenah menjadi lebih baik harus dilakukan setiap individu untuk pribadinya masing – masing dan juga untuk lingkungannya.

Salah satu masalah lingkungan yang masih menjadi perhatian khusus ialah masalah air. Sebagai salah satu kebutuhan utama setiap mahluk hidup sudah seharunya kita menjaga kelestarian dan keberadaan air bersih. Faktanya walaupun 2 dari 3 bagian Indonesia adalah air tetap saja warganya memiliki masalah kekurangan air bersih.  

Kurangnya air bersih bisa diakibatkan oleh over populasi, penggunaan air secara berlebihan, kekeringan, jarak untuk menuju air bersih dan juga limbah yang tercampur dengan air. Kekurangan air bersih juga berdampak kepada kesehatan setiap mahluk hidup. Beberapa dampak yang ditimbulkan kekeruangan air bersih terhadap kesehatan.

Sakit Perut

Efek pertama yang terjadi ketika tubuh mengalami masalah yang berhubungan dengan asupan makanan atau minuman adalah sakit perut. Hal ini terjadi ketika makanan atau minuman yang dikonsumsi itu kotor. Bakteri yang terkandung didalamnya lah yang menyebabkan sakit perut.

Diare

Diare sering muncul karena adanya masalah dalam sistem pencernaan tubuh. Bakteri yang menyerang tubuh akan menunjukan gejala diare seperti keluarnya feses dalam intesitas yang lebih sering dan lebih banyak, perut terasa melilit dan keram. Ketika mengalami diare tubuh akan kehilangan banyak cairan yang menyebabkan dehidrasi, jadi disarankan ketika serang diare harus lebih banyak mengonsumsi air putih.

Iritasi Kulit

Langsung terpapar dengan air kotor akan menyebabkan terjadinya iritasi kulit, apalagi jika dengan skala yang sering. Hal ini sering dialami para korban banjir. Iritasi kulit ditandai dengan gejala gatal – gatal dan munculnya ruam kemerahan. Jika gejala ini tidak segera di tangani atau justru lebih sering terpapar air kotor akan mengakibatkan memperparahnya kondisi kulit.

Hepatitis A

Air yang kotor juga dapat meningkatakan resiko penyakit hati, terutama hepatitis A. Hepatitis A disebabkan oleh infeksi virus, yang salah satu penyebabnya dari air yang tidak bersih. Gejala yang muncu biasanya ditandai dengan sakit perut, mual, diare, hingga depresi. Jika sudah muncul beberapa gejala diatas segerakan periksa ke dokter untuk mengindari akibat yang lebih fatal.

Gangguan Ginjal

Konsumsi air kotor dalam jangka waktu yang lama dapat berpengaruh terhadap fungsi kerja ginjal kita. Jika ginjal sudah tidak dapat berfungsi secara sempurna, maka metabolisme akan terganggu. Akibatnya jangka panjangnya akan merusak ginjal dan membuat gagal ginjal.

Tidak maukan Sahabat mengalami beberapa jenis masalah kesehatan yang diakibatkan dari krisis air bersih. Sebagai mahluk hidup kita harus menjaga kelestarian dari air bersih seperti cerdas dalam penggunaan air, memilah limbah, tidak membuang sampah ke sungai atau tempat penampungan air.

Selain membuat resolusi untuk diri sendiri, mari Sahabat juga membuat resolusi untuk menangani masalah – masalah disekitar kita agar terciptanya lingkunga yang bersih dan sehat.

 

#tahunbaru2020 #ShimizuIndonesia #BintangnyaPompaAir #ShimizuCintaiBumi