Artikel & Event
Cara Membersihkan Toren Air Sendiri, Praktis!
Sahabat SHIMIZU mungkin pernah merasa air di rumah menjadi keruh dan bak mandi jadi cepat kotor. Hal ini kemungkinan karena bagian dalam toren tempat penyimpanan air ditumbuhi lumut atau kotoran lainnya. Oleh karena itu, membersihkan toren secara rutin adalah langkah preventif agar air yang digunakan tetap higienis dan aman. Simak di sini cara membersihkan toren air sendiri yang anti gagal tapi mudah.
Mengapa Toren Air Harus Dibersihkan?
Toren atau tandon air yang jarang dibersihkan berisiko menjadi tempat berkembangnya lumut, bakteri, dan jamur. Kondisi ini dapat membuat air menjadi keruh dan tercemar, sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Air yang terkontaminasi berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari iritasi kulit, gangguan pencernaan, hingga tipes.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan pentingnya perawatan tangki/toren air di rumah. WHO merekomendasikan agar toren selalu dalam kondisi tertutup, dikosongkan, dan dibersihkan secara berkala guna mencegah perkembangbiakan nyamuk serta mikroorganisme berbahaya yang dapat mencemari air.
Toren yang kotor juga dapat menimbulkan masalah teknis. Endapan lumpur dan kotoran yang menumpuk di dasar toren berisiko menyumbat pipa dan menghambat aliran air ke dalam rumah. Kondisi ini bisa membuat pompa air bekerja lebih berat untuk menyedot air kotor, sehingga berpotensi mempercepat kerusakan dan menurunkan kinerja pompa.
Oleh karena, toren air sebaiknya dibersihkan secara rutin, minimal setiap enam bulan sekali. Namun, apabila air di lingkungan Sahabat SHIMIZU mudah keruh atau lumut cepat tumbuh, frekuensi pembersihan dapat ditingkatkan menjadi setiap tiga hingga empat bulan sekali agar kebersihan air tetap terjaga.
Cara Membersihkan Toren Air Atas
![]()
Jika tangki/toren air berada di atas rumah, proses pembersihannya perlu kehati-hatian ekstra. Posisi yang tinggi serta akses terbatas menuntut langkah yang aman agar pembersihan berjalan efektif tanpa risiko kecelakaan.
Berikut ini cara membersihkan toren air atas maupun ground tank yang praktis.
1. Gunakan Pelindung Diri
Gunakan perlengkapan pelindung diri seperti sarung tangan karet, masker, serta alas kaki anti slip untuk mengurangi risiko terpeleset. Jauhkan anak-anak dari area kerja dan buka penutup atau ventilasi toren terlebih dahulu agar sirkulasi udara lancar dan gas di dalam toren dapat keluar. Kemudian matikan pompa air, hentikan aliran listrik yang terhubung ke tangki/toren, dan pastikan area atap atau kanopi cukup kuat dan aman untuk dipijak.
2. Kuras Air di dalam Tangki/Toren
Buka stop kran tangki/toren untuk mengeluarkan air sebanyak mungkin. Gunakan gayung atau selang untuk menguras sisa air hingga habis. Selain itu, bisa juga dengan mencelupkan selang di air, menutup kedua ujungnya, lalu menurunkan salah satu ujung ke posisi lebih rendah agar aliran air mengalir secara alami (sifon).
3. Bersihkan Tangki/Toren Secara Menyeluruh
Setelah toren kosong, bersihkan seluruh bagian dalam menggunakan sikat berbulu halus atau spons. Tambahkan sedikit sabun cuci piring atau cairan pembersih khusus untuk menghilangkan noda membandel. Kemudian gosok dinding, dasar, dan sudut toren secara merata, terutama pada area yang sering menjadi tempat menempelnya lumut dan endapan kotoran.
4. Bilas hingga Benar-Benar Bersih
Tahapan selanjutnya bilas toren dengan air bersih beberapa kali. Pastikan tidak ada sisa sabun, kotoran, atau busa yang tertinggal. Proses pembilasan dianggap selesai ketika air yang keluar terlihat jernih dan tidak berbau.
5. Lakukan Desinfeksi
Yang terakhir sebagai cara membersihkan toren air ialah mendesinfektannya dengan larutan kaporit (kalsium hipoklorit) kemudian tuangkan larutan ke dalam tangki/toren, dan diamkan selama 1-2 jam. Lalu kosongkan kembali toren dan bilas hingga tidak ada sisa kaporit. Setelah semua tahap selesai, tutup toren dengan rapat agar kotoran, serangga, dan paparan sinar matahari tidak masuk. Nyalakan kembali pompa air dan isi toren seperti biasa.
Tips Membersihkan Tangki/Toren Air Bawah Tanah
Berbeda dengan tangki/toren air di atas, tangki air bawah tanah (ground tank) atau tangki pendam berada di dalam tanah atau bangunan. Ruang yang tertutup dan ukuran tangki yang umumnya lebih besar membuat langkah pembersihan harus dilakukan secara sistematis dan aman.
Berikut beberapa tips penting sebagai cara membersihkan toren air bawah tanah:
1. Hentikan pasokan air dan kosongkan tangki
Pertama-tama tutup stop kran untuk memutus aliran air ke dalam tangki/toren. Lalu keluarkan seluruh isi air di dalam tangki/toren melalui krain air di dalam rumah sampai benar-benar kosong dan setelah itu matikan pompa air.
2. Manfaatkan pompa celup
Pada umumnya tangki/toren bawah tanah memiliki kapasitas besar, maka penggunaan pompa celup sangat membantu untuk menguras sisa air. Jika masih terdapat genangan air di sudut atau dasar tangki/toren, gunakan kain pel, spons, atau ember untuk mengangkat sisa air tersebut hingga tangki benar-benar kering.
3. Bersihkan dinding dan dasar tangki/toren
Setelah tangki/toren kosong, sikat seluruh permukaan dinding dan dasar tangki menggunakan sikat yang sesuai. Gunakan sabun pembersih atau larutan alami seperti cuka putih untuk membantu mengangkat lumut, lendir, serta endapan lumpur yang menempel. Lakukan penyikatan secara merata, terutama pada sudut dan permukaan yang jarang terkena aliran air.
4. Bilas hingga bersih dan keringkan tangki/toren
Setelah disikat, bilas tangki/toren dengan air bersih beberapa kali sampai tidak ada sisa sabun, kotoran, atau bau. Jika memungkinkan, biarkan tangki/toren terbuka sejenak agar sirkulasi udara dan sinar matahari membantu proses pengeringan sekaligus menghilangkan bau lembap.
5. Pastikan ventilasi dan faktor keamanan
Tangki/toren air bawah tanah umumnya memiliki ruang terbatas dan minim sirkulasi udara. Oleh karena itu, pastikan ventilasi cukup sebelum dan selama proses pembersihan. Hindari masuk ke dalam tangki/toren tanpa persiapan yang memadai, matikan aliran listrik di sekitar area, dan pastikan ada orang lain yang membantu untuk menjaga keamanan.
Kesimpulan
Tangki/toren air perlu dibersihkan secara berkala untuk mencegah kontaminasi lumut, bakteri, atau mikroorganisme lain. Dengan demikian, air tetap jernih dan aman digunakan. Perawatan teratur juga membuat tangki/toren berfungsi lebih optimal dalam menyimpan air bersih.
Setelah mengetahui cara membersihkan toren air, pastikan sirkulasi air di rumah tetap lancar. Gunakan pompa air berkualitas seperti SHIMIZU untuk menjaga aliran dan tekanan air optimal. SHIMIZU menyediakan berbagai kategori pompa untuk kebutuhan rumah tangga.
Salah satunya Pompa Submersible yang handal, hemat listrik dan efisien untuk memenuhi pasokan air rumah tangga. Pompa Submersible SHIMIZU menggunakan Gulungan Motor 100% Kawat Tembaga, memiliki Garansi Motor 1 Tahun, Garansi Sparepart dan Jasa Service selama 1 Tahun.
Kunjungi distributor terdekat untuk menemukan model pompa yang paling sesuai dengan kebutuhan rumah Sahabat SHIMIZU.