Hallo Sahabat SHIMIZU!

 

 

Siapa diantara Sahabat SHIMIZU yang memiliki hobi berenang atau menyelam. Salah satu jenis olahraga yang cukup mudah dan memiliki pengaruh baik untuk tubuh ini bisa juga menjadi salah satu sarana untuk rekreasi. Tetapi tahukah kamu bisa saja ada kecelakaan dalam kegiatan yang menyenangkan ini. Salah satu kecelakaan ringan yang bisa saja terjadi adalah masuknya air kedalam tubuh kita.

 

 

Air merupakan cairan yang bisa sangat mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Ketika kita berenang bisa saja air masuk kedalam tubuh kita,
seperti telinga atau hidung. Apa yang terjadi jika air masuk ke hidup atau telinga kita?

 

 

Ketika air masuk kedalam telinga, kuping akan terasa pengang karena adanya air yang masuk. Akibatnya Sahabat SHIMIZU akan merasakan kesulitan mendengar untuk beberapa saat.

 

 

Ketika mengalami hal ini Sahabat SHIMIZU bisa melakukan pertolongan pertama dengan mengambil sedikit air dan kemudian memasukkan kedalam telinga yang kemasukkan air. Setelahnya miringkan telinga dan gerakan tubuh sedikit hingga air didalam telinga keluar. Air yang baru dimasukkan akan memancing air di dalam untuk keluar.

 

 

Jika Sahabat SHIMIZU mengalami kemasukan air disaat tidak sadar itu tidak akan menjadi masalah besar. Karena air akan keluar dengan sendirinya dari dalam telinga secara perlahan.

 

 

Dan bagaimana jika air masuk kedalam hidung? Kemungkinan air masuk kedalam hidung ketika sedang berenang atau menyelam itu pasti ada. Ketika hal ini terjadi kepada Sahabat SHIMIZU atau orang sekitar jangan panik.

 

 

Jika orang yang kemasukan air kedalam hidung dalam kondisi gargling, artinya dia harus mendapatkan pelaksanaan basic trauma life support (BTSL). Kemudian apa sih yang disebut dengan gargling? Gargling merupakan kondisi terdengar suara seperti berkumur dan terdapat gangguan di bagian pernafasannya. Jika seseorang mengalami gargling dan kondisi tidak sadarkan diri, upayakan orang tersebut dibawa ke daratan.

 

 

Setelah sampai di darat Sahabat SHIMIZU bisa melakukan BTLS atau penghisapan cairan dari dalam tubuh. Jika Sahabat SHIMIZU atau orang sekitar tidak ada yang bisa melakukan BTLS, Sahabat bisa melakukan cara sederhana lainnya.

 

 

Pertama miringkan posisi tubuh si korban, kemudian ditepuk – tepuk punggungnya hingga air dari dalam tubuhnya keluar. Hindari untuk menggoyang – goyangkan tubuh atau mengguncangkan tubuh pasien apalagi dalam posisi berbaring karena hal itu tidak akan membantu air keluar. Lebih baik di miringkan sambil menepuk bagian punggungnya.

 

 

Pertolongan pertama ini bisa dilakukan sambil menunggu tim medis tiba. Oleh karena itu Sahabat SHIMIZU juga harus berhati – hati ketika sedang melakukan kegiatan menyelam atau berenang, agar menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.