News & Artikel

Corporate Social Responsibility

Perubahan Iklim Bisa Racuni Makanan yang Kita Konsumsi

Dibaca : 183
Perubahan Iklim Bisa Racuni Makanan yang Kita Konsumsi

Perubahan iklim yang terjadi mempunyai banyak dampak negatif yang dapat kita rasakan sehari-harinya, tapi tahukah Anda bahwa perubahan iklim yang sekarang ini terjadi ternyata dapat merancuni bahan makanan laut yang kita konsumsi?

Berdasarkan penelitian dari Nutrition Action Healthletter, terdapat dua patogen yang tersimpan dalam makanan yaitu, Vibrio dan Cryptosporidium. Perubahan iklim yang menyebabkan cuaca menjadi lebih panas dari sebelumnya menyebabkan bakteri Vibrio dan Cryptosporidium berkembang dengan pesat dan dapat menyebakan diare, keracunan, hingga membahayakan nyawa.

Vibrio merupakan bakteri yang bisa menginfeksi kerang di pesisir pantai. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, bakteri ini menyebabkan vibriosis, bentuk keracunan makanan yang menimbulkan 80 ribu penyakit dan 100 kematian setiap tahunnya. Beberapa jenis vibrio juga bertanggung jawab untuk penyakit kolera dan bahkan bakteri ini menyebabkan infeksi kulit.

Para ilmuwan juga khawatir bagaimana cuaca mempengaruhi organisme air lainnya seperti, Cryptosporidium. Hujan deras yang terjadi akibat perubahan iklim bisa mengeluarkan parasit mikroskopis dari tanah terkontaminasi, lalu membawanya ke dalam persediaan air yang kita minum dan menyebabkan diare yang parah, khususnya orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah.

 

Untuk itu, mulailah jaga kesehatan dan daya tubuh Anda ya, Sobat Shimizu!

 

Source: http://nationalgeographic.co.id/berita/2018/02/perubahan-iklim-bisa-meracuni-makanan-yang-kita-konsumsi

Thank you for visiting SHIMIZU website and we hope you will enjoy it.
We also encourage you to join SHIMIZU Indonesia Facebook community.

Please click the "Like" button below to stay updated with all our activities.
click here to allow SHIMIZU get your basic information